Sudah Beli Suvenir dan Rencanakan Selamatan, Pasutri Asal Kota Probolinggo Gagal Pergi Haji

Hana Purwadi, Jurnalis
Rabu 03 Juni 2020 10:47 WIB
(Foto: Hana Purwadi/Okezone)
Share :

PROBOLINGGO - Pasutri (pasangan suami istri) bernama Suwarno (62) dan Sulastri (60) warga Jalan Ijen, Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo gagal berangkat haji.

Penantian selama 6 tahun untuk menunaikan salah satu Rukun Islam ini akhirnya harus dikubur, karena ada kebijakan mendadak dari Kementerian Agama.

Tidak hanya Suwarno, sekitar 170 Calon Haji di Kota Probolinggo juga mengalami nasib yang sama, gagal berangkat menjalankan ibadah haji tahun 2020.

Suwarno dan istrinya mendaftar haji Plus di Biro Perjalanan Menara suci, Surabaya, dengan biaya 2.500 dollar Amerika (sekira Rp35 Jutaan).

Pertama kali mendapat kabar tidak baik ini, pria yang berprofesi sebagai developer ini merasa kecewa, namun setelah direnungkan, dirinya sedikit lega dan berpikir tertundanya ke Tanah Suci ini adalah rencana Tuhan.

“Saya mendapatkan informasi ini dari Kemenag, kalau pemerintah meniadakan ibadah haji pada tahun 2020,” ujar Suwarno.

Sebelum mendapat kabar tentang penundaan haji ini, Suwarno sudah membeli sajadah, hijab, dan suvenir lainnya untuk oleh-oleh. Bahkan jadwal selamatan untuk ibadah haji sudah direncanakan.

“Semoga ini menjadi pelajaran, dan benar benar berangkat haji pada tahun depan, dan kita semua dijadikan haji yang mabrur,” tutupnya.

 

(Ahmad Luthfi)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya