BANDA ACEH - Seorang Anak Buah Kapal (ABK) dari kapal kargo berbendera Panama, dievakuasi tim Basarnas Banda Aceh, karena mengalami sakit di bagian usus, proses evakuasi dilakukan dengan standar protokol kesehatan, untuk menghindari penyebaran virus corona, korban dilakukan rapid tes sebelum naik ke kapal KN Kresna milik Basarnas Aceh.
Proses evakuasi berjalan cukup lancar, tanpa perlu di tandu, korban berjalan sendiri menaiki kapal SAR dengan di dampingi oleh petugas menggunakan APD lengkap, setelah hasil rapid tes menyatakan negatif atau tanpa reaktif. Korban langsung di evakuasi ke daratan Pelabuhan Ulee Lheu, dan langsung di bawa ke RSUDZA menggunakan ambulans.
Kepala Kantor Basarnas Banda Aceh, Budiono mengatakan, kapal tersebut merupakan kapal kargo, rutenya dari Brazil menuju Singapore, saat dalam perjalanan salah satu ABK mengalami sakit, sehingga kaptennya menghubungi Basarnas Banda Aceh untuk proses evakuasi.
Menurutnya, ABK tersebut merupakan warga negara Filipina, setelah mengevakuasi ABK nya, kapal kargo tersebut melanjutkan perjalanan kembali menuju ke Singapura.
"Hasil rapid tes korban terkonfirmasi negatif, kondisinya normal, ABK tersebut mengalami sakit di uluhati, diperkirakan sakit lambung, usai divakuasi, ABK tersebut langsung di bawa ke RSUDZA sebagai rumah sakit rujukan," kata Budiono.