JAKARTA – Badan Intelijen Negara (BIN) melakukan uji tes PCR atau swab test terhadap pasien positif virus corona (Covid-19) di Kota Surabaya, Jawa Timur, yang sudah melakukan karantina selama 14 hari. Pemeriksaan itu untuk mengetahui kondisi pasien tersebut apakah sudah bebas dari virus corona atau belum.
Head of Medical Intelligence, Dr Sri Wulandari, salah satu dokter yang menangani rapid test Covid-19 di Surabaya menjelaskan, swab test digelar di lokasi zona merah yaitu di Halaman Gelanggang Remaja. Mereka yang ikut swab test adalah pasien positif dari rujukan puskesmas dan merupakan klaster baru.
"Jumlah pendaftar 173 orang, tapi yang hadir untuk di-swab test berjumlah 105 orang. 68 orang tidak hadir atau tidak mengikuti swab test," kata Dr Wulan dalam keterangannya, Jakarta, Minggu (14/6/2020).
Dari ratusan peserta swab test itu, pasien-pasien yang reaktif hasil rapid test di puskesmas juga turut serta. Diharapkan dengan swab test oleh Mobile PCR BIN dapat memudahkan Pemkot Surabaya melakukan tracking lebih cepat agar virus corona tidak menular ke yang lain.
Sementara itu, BIN juga menyelenggarakan rapid test Covid-19 dan swab test untuk masyarakat secara gratis di Jalan Raya Utama Tembok Dukuh. Sebanyak 1.003 warga Surabaya menjadi peserta rapid test. Dari jumlah tersebut, 119 orang hasilnya reaktif.
"Sedangkan yang ikut swab 119 orang, tidak ada tambahan rujukan pasien dari Puskesmas di lokasi ini," tuturnya.
BIN masih akan melanjutkan rangkaian rapid test masal secara maraton di Surabaya sampai 15 Juni 2020 sebagaimana arahan langsung dari Kepala BIN Jenderal Pol (Purn) Budi Gunawan guna memutus rantai penyebaran Covid-19.
Baca Juga : 6 Provinsi Nihil Penambahan Kasus Positif Corona
Kegiatan rapid test massal ini didukung tenaga medis, analis laboratorium dan tenaga pedukung sebanyak 40 orang dari Jakarta dan dibantu 20 anggota Binda Jatim. Satgas lawan COVID-19 BIN membawa langsung Mobil Laboratorium COVID-19, ambulance dan peralatan pendukung lainnya di kota Surabaya dan sekitarnya. Mobil Laboratorium ini, merupakan 1 (satu) dari 5 (lima) mobil laboratorium Biosafety Level 2 (BSL-2) yang bersertifikat internasional pertama di Indonesia.
Dalam rapid test ini, BIN menyiapkan 1.000-3.000 alat rapid test beserta 2 mobil lab untuk test PCR atau swab test setiap harinya. Swab Test ini diperuntukan bagi warga yang reaktif (positif) Covid-19. Mobile Lab dari BIN ini dapat mengambil 300 sampel per harinya. Adapun hasil swab test bisa diketahui hanya dalam 2,5 jam.
Selain menggelar rapid test, BIN turut memberikan bantuan ribuan alat-alat kesehatan seperti mobile lab PCR Test, APD untuk tenaga medis di Surabaya.
Baca Juga : Dua Warga Usia Muda di Karawang Positif Corona Tanpa Gejala
(Erha Aprili Ramadhoni)