Lagi, Mentan Lakukan Gerakan Percepatan Tanam di Lampung Tengah

Agustina Wulandari , Jurnalis
Jum'at 19 Juni 2020 22:11 WIB
Foto : Dok. Kementan
Share :

SYL menyebutkan, komitmen Kementan dalam meningkatkan produksi beras dan percepatan tanam yakni melalui Gerakan Olah Tanah dan Tanam (GPOT), pemberitan bantuan benih, alat mesin pertanian, Kredit Usaha Rakyat (KUR), asuransi pertanian dan pendampingan yang masif.

Pada tahun 2020, secara nasional pemerintah mentargetkan luas tanam padi 11,66 juta hektar, berpotensi menghasilkan 33,6 juta ton beras, sementara sasaran luas tanam padi pada musim kemarau hingga september 2020 ini sebesar 5,6 juta hektar.

"Kita memiliki matahari yang cerah, lahan yang luas, perairan yang banyak. Maka kita masyarakatnya harus tinggal menggerakkan kaki dan tangan saja untuk bisa menjalankan pertanian ini," imbuhnya.

SYL menambahkan, pangan nasional tetap terjaga dengan memberikan pupuk yang baik, bibit yang bagus dan melakukan manajemen yang baik, sehingga masyarakat tidak akan kesulitan makan.

SYL berharap, daerah yang luas lahannya memiliki potensi dapat dimaksimalkan melalui peningkatan indeks pertanaman dengan cara percepatan pengolahan lahan, sehingga dapat segera melakukan tanam padi, pemanfaatan jaringan irigasi yang telah dibangun, dan perluasan di areal baru pada lahan kering, lahan rawa-lebak, serta hasil cetak sawah.

Di samping itu, SYL berharap untuk para petani tidak menjual gabahnya, tetapi akan lebih bagus kalau para petani menjual beras. Untuk itu, para petani perlu membenahi RMU, serta melengkapi sarana dan prasarana. “Pakailah alat alat yang modern. Itu semua bisa didapatkan melalui KUR," tambah SYL

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya