Cerita Mantan Pecandu Berat Narkoba Kini Rutin Pimpin Mujahadah

Taufik Budi, Jurnalis
Minggu 28 Juni 2020 13:55 WIB
Share :

Tak mudah menghilangkan kebiasaan mengonsumsi narkoba. Proses terapi dan zikir bersama menjadi jurus ampuh untuk mulai menghilangkan ketergantungan pada obat-obatan terlarang bagi 70-an pasien yang menjalani terapi.

Pada saat bersamaan, pihak panti memberikan pendalaman materi keagamaan. Pasien diajari membaca Kitab Suci Alquran. Bagi yang belum bisa akan diajarkan mulai mengenal huruf hijaiyah.

"Seperti Antoni ini, dia sejak awal masuk sini enggak bisa baca Alquran sama sekali. Kita mulai ajarkan Alif, Ba, Ta. Tiap pagi habis Subuh kita ajari secara private, karena yang lain rata-rata sudah bisa baca Alquran," lugas dia.

Perubahan sikap Antoni semakin terlihat pada awal tahun ini. Dia tak lagi uring-uringan bila menginginkan sesuatu. Kecanduan dari zat psikotropika juga mengilang. Dan yang membanggakan, dia bukan hanya mendapat giliran mengumandangkan azan, tetapi juga rutin memimpin mujahadah.

"Perubahannya sudah 180 derajat. Suaranya bagus. Kalau memimpin mujahadah juga fasih hampir sama seperti santri-santri pada umumnya, malah lebih santri daripada santrinya," tutur alumnus Ponpes di Mranggen ini sambil terkekeh.

"Jiwa kepedulian kepada pasien lain juga tinggi. Inilah yang membuat orangtuanya kerap menangis bahagia ketika telefon. Kemarin pas awal pandemi Covid-19, dia sempat pulang tapi terus balik sini lagi. Udah kerasan di sini," ungkapnya lagi.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya