DENPASAR - Seorang nenek pedagang canang atau sarana upacara/sembahyang umat Hindu di Buleleng, Bali, menjadi korban penipuan setelah menerima pembayaran uang mainan pecahan Rp50.000. Polisi kini mencari keberadaan pembeli yang super tega itu.
Kisah pilu nenek Mangku Nyoman Nastri itu kini viral di media sosial. "Kasihan nenek ini, sudah tua dan penglihatannya tidak jelas, masih mencari nafkah. Bisa dibayangkan bagaimana rasanya nenek ini jika tahu uang yang dipegang adalah uang mainan," tulis sejumlah akun di Instagram.
Di medsos itu disebutkan nenek Nyoman Nastri setiap hari berjualan di pinggir jalan Desa Banjarasem, Buleleng. Seluruh barang dagangannya adalah sarana upacara agama Hindu, seperti bungkak (buah kelapa muda), pisang dan berbagai canang.
Dari cerita di medsos itu, pembeli yang membayar dengan uang mainan pecahan Rp50.000 itu membeli sesaji senilai Rp10.000. Nenek Nyoman Nastri dengan polos memberikan kembalian senilai Rp40.000, tentunya dengan uang asli.