Dudung Dwi Anto (41), pengemudi ambulans merasa senang terutama saat piket malam. Bahkan, ia lebih senang tidur dan makan di dalam ambulans.
"Ambulans ini dimodifikasi untuk menghindari stres di jalan, di tengah pandemi Covid-19. Biaya dari uang sendiri dan dibantu rumah sakit. Total dana sekira Rp2 juta," papar Dudung, Senin (6/7/2020).
Ketika tidak mengantar pasien, ambulans beserta lampu diskonya dinyalakan. Tidak heran banyak masyarakat yang berani mendekat dan tidak takut dengan ambulans. Apalagi anak-anak juga kerasan di dalam ambulans.
(Fetra Hariandja)