JAKARTA – Presiden Joko Widodo mengingatkan kepala daerah untuk mengontrol penyaluran bantuan sosial (bansos) bagi warga terdampak virus corona. Kepala Negara tak ingin ada bansos yang tercecer.
“Bantuan sosial harus secepat-cepatnya tersampaikan kepada masyarakat. Jangan sampai ada yang tercecer. Ini tugasnya bupati wali kota gubernur. Semuanya harus dikontrol dan dicek,” kata Jokowi saat mengunjungi Posko Penanggulangan Covid-19 di Kalimantan Tengah, Kamis (9/7/2020).
Selain bansos, Jokowi ingin kepala daerah juga mengecek stimulus ekonomi terutama pada kalangan UMKM.
“Cek betul, bantu mereka baik dengan APBD kota, APBD kabupaten, APBD provinsi dan kami di APBN juga akan membantu baik lewat sistem perbankan maupun lewat sistem di kementerian,” tutur Jokowi.
Sebagaimana diketahui, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mencatat pada Kamis (9/7/2020) terjadi penambahan kasus positif virus corona sebanyak 2.657 orang. Total yang sudah terinfeksi pandemi ini 70.736.
Baca Juga : Polri Sebut Serbia Bantu Tangkap Maria Lumowa karena Adanya Historikal
Baca Juga : Presiden Jokowi Perintahkan Polri Lindungi Tenaga Medis karena Kerap Diintimidasi
Penambahan kasus positif itu tersebar di sejumlah provinsi. Jawa Barat menjadi provinsi dengan kasus positif corona terbanyak hari ini dengan 962 kasus. Dengan penambahan ini, total kasus positif corona di Jabar capai 4.843.
Jawa Timur berada di posisi berikutnya dengan 517 kasus. Total kasus positif corona di Jatim mencapai 15.484.
DKI Jakarta jadi provinsi ketiga penyumbang corona terbesar hari ini dengan 284 kasus. Dengan penambahan itu, hingga saat ini kasus positif virus corona di Ibu Kota mencapai 13.488.
(Angkasa Yudhistira)