BATU – Dampak pandemi virus corona (Covid-19) dirasakan semua kalangan, dari yang muda sampai yang tua. Contoh imbasnya bagi anak-anak adalah mereka tak bisa belajar secara tatap muka dengan guru karena sekolah ditutup guna mencegah virus corona.
Berbulan-bulan di rumah tentu saja membuat anak-anak jenuh. Setidaknya kejenuhan ini dirasakan Nadifa Zafira Alifia, Siswi Kelas 2 Sekolah Dasar di Desa Junwatu, Junrejo, Kota Batu, Jawa Timur.
Nah, jelang Hari Anak Nasional yang diperingati setiap 23 Juli 2020, ia mencurahkan isi hatinya, yaitu mengenai rindu sekolah.
Nadifa mengatakn, ia berharap virus corona cepat hilang sehingga ia dan teman-temannya bisa kembali bertemu dan belajar di sekolah.
“Harapan saya ingin corona hilang dan masuk sekolah bersama teman-teman. Selamat Hari Anak Nasional Indonesia,” ucapnya pada Kamis (22/7/2020).
Baca Juga: Pemerintah Pastikan Hak Anak Terpenuhi saat Pandemi Covid-19
Untuk diketahui, Nadifa sudah empat bulan menjalani belajar secara online. Ia mengerjakan tugas yang dikirim secara online dan tugas tersebut juga dikumpulkan secara online.
Sementara itu Deputi II Kepala Staf Kepresidenan, Abetnego Tarigan mengatakan pemerintah akan memastikan setiap anak Indonesia terpenuhi kebutuhan dan haknya. Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah dengan menyalurkan paket pemenuhan kebutuhan spesifik anak secara langsung.
Dalam kondisi pandemi Covid-19 saat ini, negara akan memastikan anak-anak harus terpenuhi haknya. Sebab anak-anak adalah salah satu kelompok paling rentan terdampak wabah virus corona," ujarnya saat menghadiri Pemberian Pemenuhan Kebutuhan Spesifik Anak dalam Rangka Hari Anak Nasional Tahun 2020 di Cibubur, Jakarta, Sabtu (11/7/2020).
(Abu Sahma Pane)