Usai mengerjakan tugas sekolah, Andika, Doni dan Vina menyusuri terasering mirip di kawasan Ubud, Bali untuk pulang ke rumah masing masing.
"Harapannya, saya ingin sekolah seperti dulu. Lelah juga kalau seperti ini terus," kata Doni, Selasa (4/8/2020).
Baca juga: Berbekal Internet Gratis, Puluhan Siswa Belajar di Tengah Kuburan
Selain tidak pernah bertemu teman temannya, belajar daring kadang terkendala sinyal dan quota internet yang cepat habis.
Kepala Sekolah SMPN 7 Jember Saiful Bahri mengaku masih mendata jumlah siswa yang terkendala internet. Sekolah boleh menggunakan dana BOS untuk pembelajaran daring.
"Dana BOS bisa untuk membeli pulsa dan quota. Anak-anak akan langsung diberi bantuan quota atau pulsa sehingga tidak kesulitan lagi dalam hal pembelajaran daring, terutama bagi yang ekonimi orang tuanya kurang mencukupi," papar Saiful.
(Fetra Hariandja)