SUBANG - Pemerintah masih melarang sekolah menggelar kegiatan belajar mengajar secara tatap muka. Sayangnya, tidak semua orang tua murid mampu memenuhi kenutuhan penunjang seperti polsel dan data internet bagi anaknya.
Kenyataan ini dialami sebagian siswa di Kecamatan Blanakan, Subang, Jawa Barat. Sebagian siswa tidak memiliki ponsel, namun memiliki keinginan kuat untuk menimba ilmu.
Merasa tergugah, seorang guru, Novi akhirnya mengajak para muridnya belajar aecara tatap muka di areal pesawahan. Upaya itu dilakukan Novi agar muridnya tidak tertinggal pelajaran dan semangat kembali untuk belajar.
Novi mengunjungi siswanya yang bersekolah di SDN Samudra Jaya, Kecamatan Blanakan, Subang mendatangi para muridnya untuk belajar secara langsung. Sebagai pemicu menambah semangat, sang guru mengajak anak didiknya belajar di sebuah saung yang berada di areal pesawahan.
Dalam proses belajar, guru membagi muridnya secara berkelompok dan bergilir untuk menghindari kerumunan. Belajar secara tatap muka lebih efektif dibandingkan online.
Baca juga: Berbekal Internet Gratis, Puluhan Siswa Belajar di Tengah Kuburan