Soal Vaksin Corona, Epidemiolog Ingatkan Jangan Terburu-buru Bisa Jadi Bumerang

Muhamad Rizky, Jurnalis
Jum'at 21 Agustus 2020 07:45 WIB
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Share :

JAKARTA - Pemerintah Indonesia tengah melakukan uji klinis tahap III terhadap vaksin Sinovac yang berasal dari China dan juga mengembangkan obat Covid-19 hasil penelitian Universitas Airlangga (Unair) bekerja sama dengan BIN dan TNI AD.

Ahli Epidemiologi Universitas Indonesia Hermawan Saputra mengapresiasi usaha yang dilakukan tersebut. Namun, ia menekankan kedua upaya tersebut tidak lantas melupakan tugas untuk menertibkan perilaku masyarakat yang saat ini mulai abai dalam menekan penyebaran virus corona.

"Pertama, kita apresiasi adanya pengujian obat yang dilakukan oleh Unair bersama BIN dan TNI, kita juga mengapresiasi sedang adanya uji vaksi. Jadi, semua itu adalah upaya yang positif," kata Hermawan kepada Okezone, Jumat (21/8/2020).

"Tapi yang perlu menjadi catatan bahwa segala-galanya itu berkaitan dengan perilaku masyarakat bukan vaksin dan obat, apalagi obat dan vaksin ini masih dalam proses tingkat kegagalan sangat mungkin terjadi," sambungnya.

Baca Juga:  Update Corona di Indonesia 20 Agustus 2020: Positif 147.211 Orang, 100.674 Sembuh & 6.418 Meninggal 

Hermawan juga mengingatkan soal uji obat tamiflu terkait merebaknya kasus flu burung beberapa tahun lalu. Menurutnya, obat tersebut sempat terkendala, karena itu proses uji terhadap obat maupun vaksin corona harus dilakukan secara komfrehensif.

"Dulu kita ingat tamiflu waktu ada kasus flu burung itu juga ada permasalahan karena adanya proses yang terburu-buru. Kita berharap tidak adanya pengabaian terhadap proses yang berlangsung untuk menguji vaksin dan obat obat ini harus bertahap," bebernya.

Ia menambahakan, proses yang terburu-buru sangat membahayakan jika nantinya baik vaksin maupun obat mulai diedarkan tanpan proses penelitian yang baik dan benar.

"Karena begitu kita mengabaikan proses walaupun ada percepatan maka akan jadi bumerang untuk pemerintah dan peneliti, untuk itu harus berhati-hati tahapannya harus dilewati secara baik," tandasnya.

(Arief Setyadi )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya