Hermawan juga mengingatkan soal uji obat tamiflu terkait merebaknya kasus flu burung beberapa tahun lalu. Menurutnya, obat tersebut sempat terkendala, karena itu proses uji terhadap obat maupun vaksin corona harus dilakukan secara komfrehensif.
"Dulu kita ingat tamiflu waktu ada kasus flu burung itu juga ada permasalahan karena adanya proses yang terburu-buru. Kita berharap tidak adanya pengabaian terhadap proses yang berlangsung untuk menguji vaksin dan obat obat ini harus bertahap," bebernya.
Ia menambahakan, proses yang terburu-buru sangat membahayakan jika nantinya baik vaksin maupun obat mulai diedarkan tanpan proses penelitian yang baik dan benar.
"Karena begitu kita mengabaikan proses walaupun ada percepatan maka akan jadi bumerang untuk pemerintah dan peneliti, untuk itu harus berhati-hati tahapannya harus dilewati secara baik," tandasnya.
(Arief Setyadi )