Ketua KPU Sebut Banyak Negara Ingin Belajar soal Penyelenggaraan Pilkada saat Pandemi

Ari Sandita Murti, Jurnalis
Kamis 10 September 2020 14:57 WIB
Ketua KPU RI Arief Budiman. (Foto : Okezone.com/Muhamad Rizky)
Share :

JAKARTA – Ketua KPU, Arief Budiman mengatakan, dalam penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020 di Indonesia ini bisa menjadi catatan sejarah. Pasalnya, Pilkada ini dilakukan di masa pandemi Covid-19.

Selain itu, kata dia, menjadi catatan sejarah pula apakah Indonesia mampu mencari jalan keluar dalam menghadapi situasi ini atau bakal menjadi pelajaran berharga bila Indonesia tak mampu mencari jalan keluarnya dan menaklukkan situasi saat ini.

"Penyelenggaraan Pilkada di Indonesia pun menjadi perhatian dari berbagai negara karena mereka banyak belajar tentang proses penyelenggaraan Pemilu tersebut. Sebab, kok berani ya Indonesia yang banyak pemilihnya menyelenggarakan Pemilu di masa pandemi," ujarnya pada wartawan, Kamis (10/9/2020).

Menurutnya, berbagai negara hendak belajar bagaimana Indonesia bisa menjaga demokratisasinya dalam Pilkada Serentak 2020 itu di masa pandemi Covid-19. Disamping itu, mereka hendak belajar bagaimana bisa Indonesia tetap menerapkan protokol kesehatan dalam Pilkada itu.

"Dalam kurun waktu 3 bulan, banyak yang meminta Indonesia menjadi narasumber, apa yang dikerjakan dalam proses pemilihan kepala daerah di masa pandemi," tuturnya.

Karena itu, dia berpesan agar semua pihak untuk bersama-sama mengampanyekan pentingnya protokol kesehatan dalam penyelenggaraan Pilkada sehingga pemilihan itu bisa sukses dengan aman, sehat, dan selamat.

Baca Juga : Muncul Klaster Covid-19 Panwaslu, Debat Pilkada Diusulkan via Virtual

"Sebab, di satu hari yang sama kita orang bergerak bersama. Ini peristiwa luar biasa yang bisa berdampak positif atau negatif. Bila kita bisa mengelolanya dengan baik, akan bisa jadi penggerak luar biasa untuk melawan penyebaran Covid. Sebaliknya, bila salah akan jadi episentrum penyebaran Covid sehingga dibutuhkan peran bersama," katanya.

Baca Juga : Jika Masih "Bandel", DPR Minta Cakada Pelanggar Protokol Kesehatan Didiskualifikasi

(Erha Aprili Ramadhoni)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya