Selain itu kata Dicky, metode yang digunakan rapid test antigen juga sama dengan cara swab atau mengusap rongga hidung dan tenggorokan. Sementara tes antibodi hanya mengambil sampel darah.
"Pemeriksaannya tetap lewat swab jadi dicolok hidung atau rongga mulut," jelasnya.
Baca Juga: 120 ASN di Tangsel Reaktif Covid-19
Dari segi efektivitas menurut Dicky, tes cepat antigen lebih murah dan cepat mendapat hasil dibandingkan swab test yang biasa dilakukan sebelumnya. "Antigen ini bisa mengganti tes PCR yang terbatas di daerah, harganya juga murah, cepat hasilnya," tutur Dicky. (Ari)
(Erha Aprili Ramadhoni)