Sebagaimana diketahui, berbagai tokoh bangsa mendeklarasikan KAMI beberapa waktu lalu. Mulai dari Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin, Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo, politikus Ahmad Yani, filusuf Rocky Gerung, serta sejumlah tokoh lainnya. Deklarasi KAMI juga terjadi di berbagai daerah.
KAMI mendeklarasikan diri sebagai gerakan moral rakyat Indonesia dari berbagai elemen dan komponen yang berjuang bagi tegaknya kedaulatan negara, terciptanya kesejahteraan rakyat, dan terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Perjuangan KAMI didasarkan pada konstitusi. Belakangan kehadiran KAMI menuai kontroversi. Deklarasi atau pertemuan yang digelar di daerah kerap diadang oleh kelompok lainnya.
Presidium KAMI juga meminta Presiden Jokowi dan DPR tidak melanjutkan pembahasan tentang RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) dan RUU Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Kemudian meminta Jokowi menyerukan lembaga pemerintah dan penyiaran publik menayangkan film G30S/PKI.
(Angkasa Yudhistira)