Lebih lanjut Wiku memastikan Indonesia pun akan melakukan pengadaan alat tes tersebut. Pasalnya Indonesia sudah mendapatkan rekomendasi dari WHO terhadap rapid test antigen yang kualitasnya baik.
Baca Juga : Jaga Jarak Bisa Turunkan Risiko Penularan Covid-19 hingga 85%
“Sedang kami review untuk selanjutnya mungkin akan digunakan. Tentunya akurasinya yang lebih tinggi karena ini pendeteksi antigen. Tentunya akan lebih baik dalam mendeteksi antibodi dalam rangka proses screening, sebelum selanjutnya dilakukan tes penegakan diagnosa dengan real time PCR,” ujarnya.
Baca Juga : Pemerintah Tidak Tanggung Biaya Perawatan Pasien Covid-19 di RS Nonrujukan
(Erha Aprili Ramadhoni)