Atasi Hama Tikus, Jember Lakukan Pemasangan Rubuha

Agustina Wulandari , Jurnalis
Jum'at 02 Oktober 2020 20:15 WIB
Foto : Dok.Ditjen Tanaman Pangan Kementan RI
Share :

“Tahun ini terlaporkan, Desa Sabrang memasang 35 unit rubuha dari dana desa, Gapoktan Desa Sukorejo masang 50 unit dan Gapoktan Desa Karangsono masang 40 unit. Desa Wonorejo memasang 20 unit. Desa Wringintelu memasang 15 unit. Sehingga wajar jika serangan tikus di Kabupaten Jember tahun ini tidak separah serangan tikus di Kabupaten lain di Jawa Timur,” jelas Mukrom.

Suwasto ketua Kelompok Tani Sebelas Maret Desa Wringintelu membenarkan bahwa telah dilakukan pemasangan rubuha dari anggaran desa. “Alhamdulillah, kini sudah terpasang,” ujarnya sambil mengangkat kedua telapak tangannya.

Digunakan nya burung hantu sebagai salah satu cara untuk atasi hama karena Burung hantu (Tyto alba) memiliki kebiasaan makan yang unik. Tergantung ukuran mangsa yang tertangkap, Tyto alba dapat menelan utuh mangsanya atau membaginya dalam ukuran yang lebih kecil sebelum ditelan.

Daging dan bagian yang lunak dari tubuh mangsa akan dicerna, sementara bulu-bulu dan tulang belulang tidak dicerna dan kemudian secara berkala dimuntahkan kembali dalam bentuk pellet. Dibandingkan jenis lain, burung ini mempunyai laju metabolisme yang lebih tinggi, sehingga membutuhkan lebih banyak makanan.

Sebelumnya Direktur Perlindungan Edy Purnawan menyambut baik suksesnya program rubuha yang diluncurkan Kementan.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya