Polda Metro Selidiki Pembegalan Pesepeda di Kuningan Jaksel

Puteranegara Batubara, Jurnalis
Minggu 11 Oktober 2020 14:27 WIB
foto: Okezone
Share :

JAKARTA - Polda Metro Jaya bergerak cepat melakukan penyelidikan terkait viralnya video pengakuan pesepeda bernama Galih, yang diduga ingin ditusuk dan dibegal di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.

(Baca juga: Viral! Pesepeda Diancam Pisau dan Dibegal di Kuningan Jaksel)

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menyebut, pihaknya akan mendalami adanya video pengakuan dari pesepeda tersebut. Oleh sebab itu, polisi berharap korban melakukan pelaporan terkait hal itu.

"Kami akan penyelidikan. Kami harapkan korbannya segera melapor, biar kami minta keterangannya," kata Yusri saat dikonfirmasi Okezone, Jakarta, Minggu (11/10/2020).

Yusri menyebut, jajaran Polda Metro Jaya hingga kini terus melakukan cara-cara preventif guna menekan kasus kriminalitas jalanan di wilayah hukum Ibu Kota.

"Cara preventif kami lakukan patroli-patroli ke tempat rawan," ujar Yusri.

Namun di sisi lain, Yusri juga berharap adanya peran serta masyarakat khususnya para pesepeda agar bisa lebih berhati-hati dan mawas diri saat melakukan hobi gowesnya itu.

Menurut Yusri, salah satunya adalah tidak mengeluarkan barang berharga di kawasan yang sepi. Pasalnya, hal itu bisa mengundang para pelaku kriminal untuk melancarkan aksinya.

"Kami kepolisian mengimbau ke pesepeda, untuk lebih hati-hati jaga diri, jangan pancing-pancing para pelaku kriminal. Kalaupu harus mengeluarkan Handphone, harus cari tempat yang betul-betul aman," ujar Yusri.

Sebelumnya, dalam video Instagram @Kabarjakarta1, Galih seorang pesepeda menceritakan dirinya mengalami kasus begal oleh dua orang tak dikenal dengan mengendarai sepeda motor.

Akibat kejadian itu, Galih menyebut pelaku merampas Handphone miliknya. Meskipun, secara fisik, ia tidak mengalami luka apapun.

(Fahmi Firdaus )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya