Dalam kesempatan itu, Harris juga menyampaikan tekadnya untuk memperjuangkan para perempuan di Amerika Serikat. Ia berharap kesetaraan, kebebasan, dan keadilan bisa berlaku untuk semua pihak, tanpa harus memandang gender ataupun ras.
“Jadi, saya memikirkan tentang generasi perempuan, perempuan kulit hitam, perempuan Asia, kulit putih, Latin, dan pribumi Amerika sepanjang sejarah bangsa kita yang telah membuka jalan untuk momen malam ini,” tutur Harris.
“Perempuan yang berjuang dan berkorban begitu banyak untuk kesetaraan, kebebasan, dan keadilan untuk semua, termasuk perempuan kulit hitam, yang terlalu sering diabaikan, tetapi sering membuktikan bahwa mereka adalah tulang punggung demokrasi kita,” lanjut perempuan berusia 46 tahun itu.
(Rahman Asmardika)