Selain tiga isu itu, Retno mengatakan hal lain yang juga konsisten disampaikan Jokowi adalah isu sentralisasi dan soliditas ASEAN. Dia mengatakan bahwa Jokowi ingin agar ASEAN konsisten menjaga sentralitas dan soliditas.
“ASEAN harus memegang dan melaksanakan prinsip-prinsip yang sudah disepakati bersama. Misalnya, the ASEAN Outlook on the Indo-Pacific dan tidak membuka peluang negara manapun untuk menawar prinsip-prinsip tersebut. Sekali lagi we have to walk the talk,” katanya.
“Pesan lain yang mengemuka, adalah mengenai penghormatan hukum internasional termasuk UNCLOS 1982 dan pentingnya memperkuat multikulturalisme juga mendapat penekanan di pidato presiden. Multilateralisme that delivers,” pungkasnya.
(Angkasa Yudhistira)