JAKARTA - Pemerintah pusat terus mendorong agar pemerintah daerah (pemda) menjadikan pencegahan stunting sebagai prioritas pembangunan. Dengan begitu, seluruh sumber daya yang dimiliki pemda dapat dimobilisasi untuk pencegahan stunting.
“Dengan komitmen yang kuat kepala daerah saya optimistis target penurunan prevalensi stunting hingga angka 14% di tahun 2024 mendatang dapat tercapai,” kata Staf Khusus Wapres yang juga Sekretaris Eksekutif Ad Interim TNP2K Bambang Widianto dikutip dari rilis Setwapres, Selasa (24/11/2020).
Baca Juga: Tantangan Mengatasi Stunting di Pedalaman Papua
Dia mengatakan bahwa saat ini terdapat 260 kabupaten/kota yang dijadikan prioritas dalam program percepatan pencegahan stunting. Di mana, sebagian besar sudah menandatangani komitmen untuk melakukan percepatan pencegahan stunting.
“Di mana, dari 258 kepala daerah dari wilayah prioritas tersebut telah menandatangani komitmen untuk melakukan percepatan pencegahan stunting di wilayahnya,” ungkapnya.