Menurutnya, pihaknya tidak melarang adanya kegiatan tersebut namun karena adanya kerumunan yang bisa menimbulkan penularan itulah menjadi masalah besar. Dari catatan yang dimilikinya kasus penularan di Jakarta sekarang menanjak terus bahkan bisa lebih dari 1.000 orang tertular dalam sehari.
“Ini fakta, jangan sampai kita diadu domba. Mudah-mudahan mereka-mereka yang berkerumun itu sehat semua, karena saya mendengar kabar katanya sakit,” tuturnya.
Bahkan, bila memang benar sakit maka atas nama kemanusiaan pihaknya siap membantu. Namun, saat pihaknya datang ke Petamburan dan Tebet hanya penolakan. Tetapi, pihaknya mengaku telah melakukan tracing serta testing treatmen bagi mereka yang mau diajak bekerja sama.
“Kami Polri ini tidak ada kepentingan lain, keselamatan masyarakat yang utama. Jangan nunggu masyarakat yang menjadi korban,” tukasnya.
(Awaludin)