Riza pun menilai, dalam debat kemarin ada calon yang relatif objektif melihat pertanyaan dan menjawabnya tapi ada juga calon yang langsung membantah dan terkesan menyembunyikan isu tersebut.
"Tentu dengan cara menjawabnya dengan bahasa yang menunjukkan bahwa dia mampu," papar dia.
Ia juga berpandangan, mayoritas terjebak dengan retorika seolah olah dia adalah eksekutor atau Bupati dan Walikota,
"Karena kita tahu pelayanan publik banyak menjadi domainnya Bupati dan Walikota, sementara Gubernur tidak bisa melayani semunya karena bukan wewenangnya. Namun biarlah penonton dan rakyat mendiskusikannya," pungkasnya.
(Awaludin)