Selain itu, KAMI juga meminta pemerintah untuk menghentikan utang negara ke Luar Negeri yang hanya akan menyengsarakan anak cucu kita dan hidupkan potensi ekonomi riil rakyat .
"Keluarkan semua tahanan Politik tanpa syarat untuk membuka kembali dialog kebangsaan dengan akal sehat," jelas maklumat tersebut.
"Secara khusus hentikan konfrontasi pemerintah dengan umat Islam, kriminalisasi dan mengadu domba, dan keinginan melemahkan umat Islam pemilik saham terbesar pendirinya bangsa dan negara ini.. ciptakan kerukunan dan ketenangan Umat Islam dan umat Islam dengan pemerintah," demikian tertulis.
KAMI kembali menegaskan negara harus segera kembali ke Konstitusi jati diri bangsa ke UUD 45 Tanggal 18 Agustus 1945 yang dikuatkan Dekrit Presiden 5 Juli 1959.
"Hanya dengan jalan itu kita masih punya harapan menjadi bangsa yang merdeka , berdaulat, adil dan makmur," jelasnya.
(Khafid Mardiyansyah)