"Nah ini masyarakat harus tahu betul ya. Dari dia mulai harus memakai masker, kemudian harus cek suhu tubuhnya harus tidak lebih dari 37,3 derajat celcius, kalau lebih harus di bilik khusus. Kemudian harus jaga jarak,” ungkap Sonny.
Selain itu, Sonny juga meminta masyarakat hadir ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) sesuai dengan jadwal undangan dari KPU.
"Harus hadir sesuai jadwal, nah ini penting nih, kenapa? Karena satu, orang kadang-kadang memang tidak terlalu aware baca undangannya. Dan yang kedua itu, risiko karena musim hujan, musim hujan sehingga dia bisa menumpuk. Ketika reda baru orang berangkat," imbuhnya.
Sonny juga mengatakan bahwa orang tidak bisa hilang hak pilihnya hanya karena dia datang di jam yang berbeda. "Ya kan, tidak kehilangan hak pilih. Jadi tidak ada yang bisa membatalkan hak pilihnya karena dia misalkan tidak datang sesuai jadwal, tidak memakai masker dan seterusnya. Ini kan yang harus dimitigasi," tuturnya.
"Peran sertanya pemilih ini penting sekali, bagaimana pun juga kesuksesan penyelenggaraan pemilu ini juga sangat tergantung pada partisipasi masyarakat di dalam memenuhi protokol kesehatan," pungkas Sonny. (CM)
(Yaomi Suhayatmi)