"Kelima, kami menyerukan kepada pemerintah dan aparat hukum untuk senantiasa melakukan pendekatan yang persuasif, merangkul, mengedepankan prinsip kekeluargaan, menghindari stigmatisasi dan kriminalisasi terhadap ulama dan aktivis," tutup pertanyaan tersebut.
Tokoh agama di Riau juga menyikapi atas adanya pihak pihak yang membawa bawa dan mencatut nama tokoh dan organisasi ke masyarakat di Riau untuk menolak kehadiran Habib Rizieq ke Riau. Menurutnya sikap yang mencatut itu sebagai bentuk pecah belah di tengah masyarakat.
Sebagai daerah yang terkenal dengan Budaya Melayu yang selalu 'welcome' seharusnya tidak ada alasan menolak tamu yang datang, termasuk terhadap Habib Rizieq Shihab ke Riau.
(Qur'anul Hidayat)