DPRD DKI Sesalkan Anies Hanya Usulkan Satu Nama Cawalkot Jakpus

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis
Rabu 09 Desember 2020 01:30 WIB
DPRD DKI (Foto: Okezone/Fadel Prayoga)
Share :

JAKARTA - Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta Mujiono menyesalkan langkah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang hanya mengusulkan satu nama sebagai calon Wali Kota Jakarta Pusat. Seharusnya, Anies tak hanya mengusulkan Dhany Sukma untuk mengisi jabatan tersebut, sehingga DPRD bisa mencari komparasi saat melakukan fit and proper test atau uji kepatutan dan kelayakan.

"(Dhany Sukma) lumayan bagus ya. Tapi kalau disorong cuma satu jadi tidak ada komparasinya. Dan diajukan Gubernur cuma satu," ujar Mujiono di DPRD DKI Jakarta, Selasa (8/12/2020).

Baca Juga:  Pemprov DKI Siapkan Rp5 Triliun untuk Vaksin Covid-19

Mujiono juga memastikan bahwa pihaknya menanyakan soal langkah Dhany Sukma mencegah terjadinya kerumunan di Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, bila menjabat Wali Kota Jakpus, hingga penguasaan teritorial di wilayah administratif pusat Ibu Kota.

"(Ditanya) menyelesaikan PR yang ada, persoalan Tanah Abang, potensi kriminalitas, pemukiman perkotaan, kesenjangan sosial, termasuk yang dijawab dia seandainya kasus kerumunan warga seperti di Tanah Abang bagaimana solusinya," lanjut dia.

"Lu harus dekat sama beberapa tokoh masyarakat termasuk tokoh Betawi di Tanah Abang, dan Kemayoran. Itu kan kunci itu jadi harus deket. Habis ini mau jalan deketi tokoh masyarakat, ketemu Kodim, dan seterusnya," tambah politisi Demokrat itu.

Sementara itu, Cawalkot Jakpus Dhany Sukma menambahkan bahwa dirinya sudah memiliki pengalaman bertugas di wilayah mulai dari Sekel Lurah Kebagusan hingga Camat Cilandak. Dia pun berjanji akan amanah bila ditunjuk menjadi Walkot Jakpus.

Baca Juga:  DKI Catat 1.174 Kasus Positif Covid-19 Hari Ini

Dhany menegaskan, dirinya akan menegakkan aturan yang tegas guna mencegah terjadinya kerumunan di Petamburan. "Semua kan harus ditangani, lepas dari apapun kan semua terkait dengan penanganan masa pandemi Covid harus diselesaikan, diantisipasi untuk ditegakkan," tutur dia.

(Arief Setyadi )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya