BOGOR - Pondok Pesantrean Agrokultural Markaz Syariah Megamendung, Kabupaten Bogor dijaga ketat Laskar Front Pembela Islam (FPI). Hal itu menyusul lima jenazah Laskar FPI yang ditembak polisi dimakamkan di lokasi tersebut.
Pantauan Okezone, penjagaan tersebut terlihat mulai sejak pertigaan jalan sekitar 1 kilometer dari pondok pesantren. Beberapa Laskar FPI nampak memantau dari kejauhan setiap kendaraan yang melintas.
Baca juga:
6 Laskar FPI Tewas Ditembak, Habib Rizieq: Kami Tak Akan Biarkan Mereka Tidur Tenang!
Jasad Jenazah Laskar FPI Wajahnya Cerah
Jika Punya Informasi, Warga di Sekitar Lokasi Penembakan Laskar FPI Diharap Lapor Komnas HAM
Semakin mendekati area pondok pesantren atau di sekitar pintu masuk, penjagaan pun semakin terlihat. Anggota Laskar FPI yang berpakaian serba putih berjaga-jaga di sekitar pintu masuk pesantren.
"Dari semalam sudah ramai," kata salah satu warga, kepada Okezone di sekitar lokasi, Rabu (6/12/2020).
Namun, penjagaan siang ini terhitung tidak seketat semalam menjelang kedatangan jenazah Laskar FPI yang akan dimakamkan di pesantren tersebut.
Seperti diketahui, lima jenazah Laskar FPI yang ditembak mati polisi dimakamkan di dalam Pondok Pesantren Agrokuktural Markaz Syariah di Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Kelima jenazah tersebut yakni Andi Oktiawan (33), Faiz Ahmad Syukur (22), Ahmad Sofiyan alias Ambon (26), Muhammad Suci Khadavi (21) dan Lutfi Hakim (25). Sedangkan, satu jenazah lainnya atas nama Muhammad Reza (20) telah dibawa pihak keluarga.
(Awaludin)