Rekonstruksi Penembakan Laskar FPI, Titik Awal dari Bundaran Hotel Novotel

Nila Kusuma, Jurnalis
Senin 14 Desember 2020 03:31 WIB
Rekonstruksi penembakan Laskar FPI. (Foto : Sindo/Nila Kusuma)
Share :

KARAWANG - Peristiwa penembakan terhadap 6 Laskar FPI dimulai dari Bundaran Hotel Novotel, Karawang. Hal itu diketahui saat rekonstruksi penembakan Laskar FPI yang digelar Bareskrim dan Polda Metro Jaya pada Senin (14/12/2020).

Bundaran Hotel Novotel jadi titik pertama dalam rekonstruksi kasus tersebut. Di titik pertama ini, anggota FPI menyerang mobil petugas, lalu terjadi saling tembak.

Kejadian itu bermuka ketika mobil rombongan pengawal Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab, sebanyak 10 mobil masuk ke Karawang melalui Tol Karawang Timur.

Saat itu ada mobil petugas yang membuntuti. Ketika masuk Bundaran Hotel Novotel mobil petugas dipepet mobil Avanza silver berisi anggota FPI.

Usai mempet mobil petugas mobil Avanza langsung kabur. Namun tidak lama kemudian muncul Chevrolet warna abu-abu langsung menghadang mobil petugas.

Kemudian empat orang dari mobil Chevrolet itu keluar dengan senjata tajam dan langsung menyerang mobil polisi berkali-kali. Polisi merespons serangan empat orang anggota FPI dengan melepaskan tiga tembakan peringatan ke atas. Kemudian keempat anggota FPI langsung masuk mobil, namun tak lama kemudian dua orang kembali keluar dari mobil.

Keluar dari mobil dua orang itu langsung mengeluarkan senjata api dan menembak mobil petugas. Usai menembak mobil polisi, mobil chevrolet silver itu langsung kabur. Saat itu polisi langsung menembak mobil tersebut yang kabur ke arah tol Karawang Barat.

Baca Juga : 11 Adegan Diperagakan di TKP 1 Penembakan FPI, Terjadi Kontak Tembak

Pada TKP ke 2, ada 10 adegan yang diperagakan. Dalam adegan persis di jembatan Badami terjadi saling tembak, namun anggota FPI berhasil kabur masuk tol ke arah Cikampek. Polisi kemudian mengejar.

(Erha Aprili Ramadhoni)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya