JAKARTA - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan angka kasus aktif selama beberapa minggu terakhir mengalami peningkatan yang cukup tinggi. Bahkan menurutnya kasus aktif pada beberapa minggu ini lebih tinggi dari angka tertinggi bulan November.
“Pada tanggal 13 Desember, kasus aktif kita berada di angka 15,08%. Angka ini lebih tinggi dari pada angka tertinggi kasus aktif pada bulan November. Tentunya ini bukan perkembangan yang diharapkan,” katanya saat konferensi pers, Kamis (17/12/2020).
“Pada bulan lalu rata-rata kasus aktif di tingkat nasional adalah 12,8%. Dengan angka tertinggi mencapai 13,78%. Sedangkan pada bulan ini sementara rata-rata kasus aktif sampai tanggal 13 Desember sudah mencapai 14,39%,” lanjutnya.
Dia mengatakan bahwa lonjakan kasus positif bukanlah hal yang patut diremehkan. Pasalnya hal ini bisa membawa dampak lanjutan lainnya. Seperti berkurangnya jumlah tempat tidur yang tersedia di ruang isolasi maupun ruang ICU. Dimana di beberapa daerah kapasitasnya sudah di atas 70% yang terisi.
“Bertambahnya tugas penanganan atau treatment dari para petugas kesehatan di rumah sakit. Kemudian juga bertambahnya potensi penularan covid-19 seiring dengan naiknya kasus positif. Berikutnya yang terakhir, yang paling kita khawatirkan adalah bertambahnya korban jiwa akibat covid-19.,” ujarnya.