i. Untuk Kalimantan Timur, peningkatan stok Pertalite sebesar 1,2% dari konsumsi normal bulanan atau sekitar 885 KL/hari menjadi 896 KL/hari.
ii. Untuk Kalimantan Barat, peningkatan stok Pertalite sebesar 4,9% dari konsumsi normal bulanan atau sekitar 926 KL/hari menjadi 971 KL/hari.
iii. Untuk Kalimantan Selatan, stok Pertalite normal, dimana konsumsi normal bulanan atau sekitar 555 KL/hari.
iv. Untuk Kalimantan Tengah, peningkatan stok Pertalite sebesar 4,2% dari konsumsi normal bulanan atau sekitar 578 KL/hari menjadi 603 KL/hari.
v. Untuk Kalimantan Utara, peningkatan stok Pertalite sebesar 1% dari konsumsi normal bulanan atau sekitar 140 KL/hari menjadi 141 KL/hari.
c. Untuk Pertamax sebesar 1% dari konsumsi normal bulanan atau sektiar 584 KL/hari menjadi 587 KL/hari di wilayah Kalimantan.
i. Untuk Kalimantan Timur, peningkatan stok Pertamax sebesar 1% dari konsumsi normal bulanan atau sekitar 115 KL/hari.
ii. Untuk Kalimantan Barat, peningkatan stok Pertamax sebesar 46% dari konsumsi normal bulanan atau sekitar 36 KL/hari menjadi 53 KL/hari.
iii. Untuk Kalimantan Selatan, stok Pertamax normal, dimana konsumsi normal bulanan atau sekitar 218 KL/hari.
iv. Untuk Kalimantan Tengah, stok Pertamax normal, dimana konsumsi normal bulanan atau sekitar 194 KL/hari.
v. Untuk Kalimantan Utara, stok Pertamax normal, dimana konsumsi normal bulanan atau sekitar 7 KL/hari.