Investigasi Penembakan 6 Laskar FPI, Komisioner Komnas HAM Diserang di Medsos

Tim Okezone, Jurnalis
Senin 28 Desember 2020 12:45 WIB
Foto: Sindonews
Share :

JAKARTA - Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Amiruddin menyebut dalam proses penyelidikan peristiwa tewasnya enam anggota Laskar Front Pembela Islam (FPI) pihaknya mendapatkan banyak sekali berita bohong atau (hoax). Hoax tersebut disebarkan oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab.

(Baca juga: Ini Jawaban Komnas HAM soal Rumah Penyiksaan 6 Laskar FPI)

"Selama proses penyelidikan, Komnas HAM mendapatkan beberapa fakta terutama karena tersebar info yang disebarkan oleh banyak orang, sebagian besar itu hoax," tuturnya dalam konferensi pers, Senin (28/12/2020).

(Baca juga: Fadli Zon Tantang Menag Gus Yaqut Berdebat, Ada Apa?)

Dia menuturkan, Komnas HAM melihat ada beberapa pihak yang berupaya untuk mencampuradukan antara keterangan yang didapatkan terkait penembakan Laskar FPI dengan keterangan lain. Dirinya pun berharap agar hoax seperti itu dapat dihentikan.

"Kami mengharapkan masyarakat supaya berhati-hati dengan hoax seperti ini. Karena sampai hari ini Komnas HAM masih dalam proses terus menguji semua keterangan dan bukti, sehingga kami betul-betul bisa menyampaikan peristiwa ini dalam bentuk riilnya," ungkapnya.

Bahkan, sambung Amiruddin, pihaknya pun mendapatkan hal-hal yang tidak diinginkan melalui media sosial (medsos). Dia kembali menekankan agar upaya seperti itu tidak perlu dilakukan.

"Belakangan mulai menyerang personal yang disampaikan melalui media sosial. Saya pikir ini perlu dihentikan supaya masyarakat tidak jadi bertambah bingung," katanya.

Sekadar informasi, sebanyak enam Laskar FPI yakni, Faiz, Ambon, Andi, Reza, Lutfi, dan Khadafi, tewas setelah ditembak oleh pihak kepolisian di Tol Jakarta Cikampek KM 50.

Keenam Laskar FPI itu ditembak saat mengawal Habib Rizieq Shihab dan keluarganya mengikuti pengajian keluarga. Kematian keenam laskar FPI tersebut masih menuai tanda tanya besar.

Beda penjelasan antara pihak kepolisian dengan FPI terkait peristiwa meninggalnya enam laskar FPI tersebut. Pihak kepolisian menyebut sempat terjadi tembak-menembak sebelum keenam laskar FPI tewas. Namun, FPI membantah.

(Fahmi Firdaus )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya