Kasus Covid-19 Melonjak, Pemerintah Percepat Testing hingga Pelosok Daerah

Antara, Jurnalis
Senin 28 Desember 2020 22:30 WIB
Laboratorium Bergerak (Foto: Kemenkes)
Share :

JAKARTA - Kasus Covid-19 di Indonesia makin hari terus meningkat. Peningkatan ini, selain disebabkan masih banyaknya mobilisasi masyarakat, peningkatan ini juga disebabkan makin massifnya pemeriksaan Covid-19.

Pemerintah melaporkan kasus positif virus corona (Covid-19) bertambah 5.854 pada Senin (28/12/2020). Dengan tambahan hari ini, total kasus positif Covid-19 di Indonesia menjadi 719.219.

Jumlah kasus positif hari ini merupakan hasil pengetesan terhadap 34.796 spesimen. Sebanyak 33.984 spesimen dites menggunakan metode real time polymerase chain reaction (RT-PCR) dan 812 menggunakan metode tes cepat molekuler (TCM).

Demi meningkatkan percepatan testing, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah menempatkan Laboratorium Bergerak BSL (Bio Safety Level)-2 ke 10 provinsi di Indonesia guna menyediakan fasilitas surveilance 3T (Test, Trace and Treatment/Isolation) sebagai upaya penanggulangan pandemik ke seluruh penjuru negeri.

Mobil Lab ini akan mengatasi keterbatasan fasilitas laboratorium BSL2 di daerah untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan test swab PCR yang menjadi standar diagnosa Covid-19.

Dengan fasilitas ini, kapasitas test di daerah akan meningkat sekaligus menjadi fasilitas untuk pelacakan kontak erat (trace), setelah dilakukan pelacakan, mereka yang terpapar positif virus, jika tidak bergejala dapat melakukan isolasi mandiri dengan pendampingan oleh tenaga kesehatan secara on-line melalui aplikasi Indonesia Test Trace & Isolation (InaTTI) yang terintegrasi dengan system lab di mobil lab surveilance ini.

Ketua Tim Inovasi, Profesor Keri Lestari mengatakan mobil ini telah memenuhi semua Standar BSL-2 yang ditetapkan WHO dan Kementrian Kesehatan, mulai dari fasilitas Biosafety cabinet Level II A2 yang mencegah virus menginfeksi penguji.

"Kemudian ada ruang laboratorium bertekanan negatif, pemasangan HEPA Filter untuk mencegah virus mencemari lingkungan dan telah disertifikasi oleh World Bio Haz Tec dan memiliki surat Keterangan Rancang Bangun (SKRB) dari Kementerian Perhubungan untuk jaminan keamanan dan kelayakan rancangan kendaraan,” jelasnya.

Untuk penguatan konsep pengendalian pandemi, mobil ini juga dilengkapi dengan aplikasi InaTTI (Indonesia Test Trace & Isolation) yang terintegrasi dengan pusat data Kemenkes secara on-line berbasis aplikasi web based.

"Laboratorium bergerak ini tidak sebatas untuk pendeteksian covid-19, tetapi alat-alat di dalamnya dapat digunakan untuk mendeteksi penyakit infeksi lain seperti TBC dan jika saat vaksinasi masal diberlakukan, mobil ini multi fungsi sebagai mobil untuk membawa vaksin untuk mendukung program vaksinasi di seluruh pelosok negri,” tegas Guru Besar Farmakologi dan Farmasi Klinik UNPAD yang juga Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Apoteker Indonesia tersebut.

Sementara itu, Direktur Inovasi dan Korporasi Unpad, Diana Sari berujar dalam masa pandemi ini, riset Unpad diarahkan untuk membantu memecahkan masalah yang diakibatkan oleh pandemi, baik itu dari segi kesehatan, dan non kesehatan.

"Jadi pengembangan mobil lab BSL2 ini dilakukan tim riset Unpad untuk menyediakan fasilitas lab pemeriksaan Swab PCR mendeteksi Covid-19, yang bisa menjangkau daerah-daerah yang jauh dari lab pemeriksaan Swab PCR,” jelasnya.

Sementara itu di tempat terpisah, Recky Langie, Dirut PT. Rajawali Global Investama berkata momentum pergantian menteri yang baru ini dapat menjadi angin segar untuk dapat memberikan kontribusi lebih dalam mendukung kinerja pemerintah melaksanakan program pengendalian pandemik ini.

"Hadirnya kekuatan duet Menkes Budi dan Wamenkes Dante diharap bisa membawa harapan baru untuk mengatasi masalah Kesehatan yang kita hadapi bersama secara lebih terarah dan sistematis, terutama manajemen penanganan dan pengendalian pandemik Covid-19, dengan menerapkan berbagai inovasi kesehatan,” tutupnya.

(Khafid Mardiyansyah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya