BEKASI – Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan peningkatan kasus virus corona atau Covid-19 di wilayahnya bukan karena hasil libur panjang Natal yang berlangsung pada pekan lalu.
"Untuk libur Natal terjadi kenaikan kasus, saya kira enggak juga, kenaikan kasus tersebut dikarenakan karena kita ini adalah wilayah transmisi, sehingga untuk tingkat penyebarannya terjadi," kata pria yang disapa Pepen itu kepada wartawan, Selasa (29/12/2020).
Ditambah, lanjut dia, wilayah Kota Bekasi bertetanggan dengan DKI Jakarta, sehingga mobilitas warga begitu tinggi di wilayahnya.
"Karena adanya sebuah interaksi transimisi kunjungan wilayah," ujar politikus Golkar ini.
Tren kenaikan kasus yang semakin meningkat tersebut, sambungnya, karena wilayah Kota Bekasi tidak bisa menahan dari adanya animo masyarakat yang datang dan pergi dari Kota Bekasi.
"Kalau kita nih enggak bisa ditahan dengan wilayah-wilayah lain seperti Kabupaten Bogor, Depok apalagi DKI Jakarta yang sebagai tingkat episentrum wilayah," jelas Pepen.
Karena itu, pihaknya tidak bisa melarang adanya mobilitas masyarakat dari daerah lain ke wilayahnya. Meski begitu, diakui Pepem, pihaknya bersama tim gugus tugas Covid-19 tidak tinggal diam.
Baca Juga ; DKI Jakarta Catat Penambahan 2.056 Kasus Covid-19 Hari Ini
Pihaknya, diakui dia, bisa mengantisipasi penyebaaran kasus Covid-19 dengan fasilitas kesehatannya yang terus ditambah, sehingga bisa melakukan penanganan kesehatan secara dini terhadap pasien Covid-19.
"Kami enggak bisa menahan bagi warga yang ingin berkunjung dan pergi dari Kota Bekasi, tetapi yang bisa kita lakukan pada sekarang ini adalah memperbanyak fasilitas kesehatan, memperkuat pelayanan kesehatan dan juga menyediakan sarana dan prasarananya," ucap dia.