Janji Komnas HAM, Penembakan 6 Laskar FPI Rampung Dua Pekan Depan

Muhamad Rizky, Jurnalis
Senin 04 Januari 2021 17:52 WIB
Foto: Sindonews
Share :

JAKARTA - Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara mengatakan, pihaknya akan segera menyelesaikan laporan hasil penyelidikan terkait kasus penembakan Laskar FPI dalam dua pekan ke depan.

(Baca juga: Polisi yang Diserang Laskar FPI di Tol Cikampek Diperiksa Propam, Apa Hasilnya?)

Sebelumnya Komnas HAM kembali meminta keterangan tambahan pada pihak kepolisian. Menurut Beka, permintaan itu diharapkan menjadi yang terakhir sebelum membuat kesimpulan.

"Kami harap ini adalah permintaan keterangan terakhir dari kepolisian. Karena sesuai dengan yang sudah kami sampaikan, paling lambat 2 minggu ini kamii akan menyelesaikan laporan," kata Beka di Komnas Ham, Senin (4/1/2021).

Nantinya kata dia, setelah mendapat kesimpulan Komnas HAM akan memberikan hasil tersebut kepada Presiden Joko Widodo, pihak kepolisian, dan berbagai pihak lainnya.

"Karena yang terlibat bukan hanya kepolisian dan juga yang menaruh atensi bukan hanya presiden saja tetapi juga masyarakat," terangnya.

Beka berharap, rekomendasi tersebut dapat segera dilaksanakan jika nantinya sudah diberikan kepada semua pihak.

"Paling tidak kesimpulan dari Komnas HAM, rekomendasi Komnas HAM bisa dipatuhi, dijalankan oleh para pihak. Saya kira itu," tambahnya.

Sebagai informasi, bentrokan FPI dan polisi terjadi pada Senin (7/12/2020) dini hari lalu di KM 50 Tol Jakarta-Cikampek. Akibatnya sebanyak enam anggota laskar FPI tewas ditembak.

Berdasarkan rekonstruksi yang dilakukan pihak kepolisian pada Senin (14/12/2020) dini hari lalu, digambarkan bahwa anggota laskar FPI melakukan peneyerangan dan melakukan penembakan. Namun demikian menurut polisi rekonstruksi tersebut belum final.

Disisi lain, ada perbedaan keterangan antara polisi dan pihak FPI dalam kejadian tersebut. FPI sebelumnya membantah anggota laskar menyerang dan menembak polisi terlebih dahulu.

(Fahmi Firdaus )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya