“Meski kami sebagai perawat sudah terbiasa menyuntik orang, ada juga yang dirinya sendiri takut disuntik. Karena pengetahuan mengenai vaksin sudah diberikan kepada tenaga kesehatan di semester awal pendidikannya, jadi hanya perlu diberikan pemahaman lebih lanjut untuk meningkatkan keyakinan mereka,” tambahnya.
(Baca juga: Ganjar Rekomendasikan Alat Testing Covid-19 dari UGM kepada Presiden Jokowi)
Selain survei internal, Harif menambahkan PPNI juga telah mengeluarkan instruksi resmi pada 6 Januari lalu kepada seluruh anggotanya yang berjumlah lebih dari 600,000 orang.
Hal ini untuk mendukung dan mengikuti program vaksin Covid-19 yang dilaksanakan pemerintah. Lalu memberikan edukasi kepada masyarakat untuk ikut menyukseskan program tersebut sebagai upaya mempercepat berakhirnya pandemi virus corona.
(Susi Susanti)