JAKARTA - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Jumat (15/1), berhasil mengunduh informasi dari perekam data penerbangan (flight data recorder/FDR) pesawat Sriwijaya Air yang jatuh ke laut pada pekan lalu.
KNKT, sebagaimana dilansir dari Reuters, mengatakan perekam tersebut "memiliki 330 parameter dan semuanya dalam kondisi baik.”
Parameter adalah referensi jumlah data yang direkam dari berbagai sistem pesawat, termasuk jalur penerbangan, kecepatan, tenaga mesin, dan konfigurasi flap.
Sriwijaya Air SJ 182 jatuh ke Laut Jawa beberapa menit setelah lepas landas dari Jakarta dengan 62 orang di dalamnya pada 9 Januari. Boeing Co 737-500 yang berusia 26 tahun itu hancur berkeping-keping.
KNKT mengatakan, data FDR memastikan kedua mesin pesawat telah beroperasi saat pesawat menghantam air, seperti yang disebutkan sebelumnya berdasarkan serpihan-serpihan yang ditemukan.