Di tempat pengungsian ini terdapat puluhan warga Desa Taan yang mengungsi sementara di perbukitan pascagempa 6,2 SR terjadi beberpa waktu lalu.
Terdapat sedikitnya delapan balita di lokasi ini para pengungsi hanya mengandalkan tenda darurat dengan fasilitas seadanya.
Beruntung sejumlah relawan, termasuk Risal dan kawan kawan relawan asal Kecamatan Wonomulyo Polewali Mandar ini, yang membantu kebutuhan para pengungsi. Dramatis Detik-detik Ibu Hamil korban Gempa Majene Melahirkan di Tenda Darurat dengan Alat Seadanya
Risal yang ikut merasakan kehidupan pengungsi selama di tenda darurat mengaku ikut prihatin. “Kebutuhan pengungsi saat ini tak hanya bahan pokok makanan namun juga susu untuk balita dan bayi serta obat obatan,” tandasnya.
(Sazili Mustofa)