Mewaspadai Cuaca Ekstrem, Kementan Siapkan Sejumlah Strategi

Agustina Wulandari , Jurnalis
Senin 25 Januari 2021 17:10 WIB
Foto : Dok.Okezone
Share :

JAKARTA - Sektor pertanian harus mewaspadai cuaca ekstrem yang terjadi akhir-akhir ini. Sejumlah strategi akan dilakukan pemerintah agar produksi pertanian tetap terjaga.

Kementerian Pertanian (Kementan) sudah menyiapkan strategi untuk menghadapi cuaca atau iklim ekstrem tahun ini, yakni percepatan musim tanam dan menyamakan validasi cuaca dengan BMKG. Strategi tersebut sudah dirancang dan dijalankan sejak 2020.

“Selama ini, kita selalu masalah cuaca dan hama. Karena itu, kita lakukan mapping serta kerja sama dengan BMKG. Yang pasti kita terus bergerak cepat. Mudah mudahan ini bisa berjalan dengan baik dan bukan hanya beras yang terpenuhi, tapi komoditas lain selalu tersedia," ujar Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL), Senin (25/1).

Keberhasilan Indonesia dalam menjaga ketersediaan pangan pada 2020 adalah modal utama dalam melakukan fokus kerja tahun ini. Karena itu, pendekatan kerja yang diambil harus berjalan efektif dan efisien.

"Pertanian di tahun 2021 itu sudah kita rancang pada tahun 2020, karena itu kita hanya perlu melakukan intervensi agar produksi tahun depan berjalan dengan lancar serta sesuai dengan harapan. Insya Allah cuaca bisa kita kendalikan," kata Mentan SYL.

Tahun ini, beberapa OPT diperkirakan meningkat pada bulan Mei, Juni dan Juli. Yaitu tikus dan penggerek batang yang merupakan OPT yang identik dengan musim kemarau. Tetapi 3 OPT lainnya (WBC, BLAS, dan BLB) juga tetap harus diwaspadai.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya