JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy mengungkapkan arahan terbaru Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait strategi penanganan Covid-19 di Indonesia. Strategi terbaru itu yakni, dengan mewacanakan kebijakan karantina wilayah terbatas hingga tingkatan RT atau RW.
Menurut Epidemiolog asal Griffith University Australia, Dicky Budiman, wacana tersebut bagus dan boleh saja dilakukan. Namun, wacana karantina wilayah terbatas tersebut, dianggap Dicky sudah tidak relevan untuk dilakukan saat ini. Mengingat, tingkat penyebaran virus corona yang sudah sulit dikendalikan, khususnya di Pulau Jawa.
Dicky mengusulkan agar pemerintah melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sesuai regulasi yakni lockdown untuk wilayah Pulau Jawa, ketimbang karantina terbatas. Lockdown Pulau Jawa, dianggap Dicky, adalah alternatif yang ampuh untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona.
"Yang harus dilakukan dalam konteks Pulau Jawa ini, selain penguatan di aspek 3T, pembatasan perlu dilakukan, PSBB, karena timingnya memang sudah harus dilakukan pendekatan PSBB sesuai regulasi itu yang sebetulnya lockdown," ujar Dicky saat dikonfirmasi, Sabtu (30/1/2021).
Dicky menilai wacana kebijakan karantina wilayah terbatas bisa saja dilakukan, asal di luar Pulau Jawa. Hal itu, dengan memperhatikan peningkatan kasus positif Covid-19 harian di suatu daerah.
"Ini memang bisa dilakukan usulan atau wacana karantina wilayah terbatas, tapi harus diketahui bahwa dalam menerapkan satu strategi, itu ada prinsip satu pertimbangan yang harus dilihat, pertama timingnya atau waktu, kedua durasi dan juga dosis," ungkapnya.
Baca Juga : Sekeluarga Tewas, Diduga Bapak Bunuh Kedua Anak Sebelum Gantung Diri
Dicky berpandangan, karantina terbatas di Pulau Jawa dari sisi waktunya sudah lewat. Seharusnya, kata Dicky, karantina terbatas untuk Pulau Jawa sudah dilakukan sejak Aprol 2020, lalu, ketika angka kasus konfirmasi positif masih belum terlalu tinggi.
"Kalau dilakukannya pada April lalu seperti yang saya sudah usulkan pada April 2020, konsep ini sudah saya angkat, nah itu bisa untuk DKI dan sekitarnya, tapi saat ini masalahnya sudah jauh lebih besar sehingga timingnya sudah lewat, golden periodnya udah lewat untuk pulau Jawa," pungkasnya.
(Angkasa Yudhistira)