JAKARTA - "Gunung" kini ramai dibahas warganet di media sosial Twitter dan menjadi trending topik, Kamis (18/2/2021). Beragam komentar menyayangkan penilaian Fotografer senior Arbain Rambay terhadap foto Gunung Gede Pangrango yang dipotret Ari Wibisono.
Melalui akun Twitternya @arbainrambey telah memberikan klarifikasi tentang penilaiannya terhadap foto Gunung Gede Pangrango yang dijepret Ari Wibisono dari kawasan Kemayoran Jakarta Pusat. Awalnya dia menyimpulkan bahwa gunung tersebut adalah tempelan.
Baca Juga: Buat Traveller Muslim Hobi Fotografi, Perhatikan 3 Hal Ini saat Liburan
"Duh, melebar terus...ok lah:
1. Faktanya fotonya editan parah di bekgron
2. Saya murni bahas analisa foto, tak pernah nyinggung fotografernya siapa atau bagaimana.
Baca Juga: Tips Foto Malam Hari, Hindari Polusi Cahaya hingga Gunakan Software
3. Analisa foto di Twitter adalah analisa ringan, lagian nanyanya malem (saya ditanya, dan menjawab)," tulis @arbainrambey yang dikutip Kamis (18/2/2021).
Fotografer yang menyatakan telah pensiun itu pun melanjutkan klasifikasinya bahwa dirinya tidak pernah membuly fotografernya, dia pun mempersilahkan dirinya untuk dibully. Menurutnya, penilaian itu hasil diskusi fotografi di komunitas Pilkada dan dia mengakui dirinya seorang buzzer.
Arbain enggan memberi klarifikasi di akun Instagramnya lantaran dari awal dikenang terjadi diskusi di Twitter. Dia menyatakan tidak ada masalah sama sekali dengan kasus ini, dan apabila ada yang sudah lama mengikuti Twitternya, banyak isu yang lebih seru.
"8. Saya tak pernah menyebut diri sebagai ahli atau sebagai senior fotografer. Saya hanya pensiunan yang memang menyiapkan diri jadi pensiunan yg hepi.
9. Saya dah gak nafsu pamer2 karya. Itu masa lalu, 30 sampai 20 tahun lalu mungkin. Kalau mau lihat karya lama saya, banyak di IG," lanjutnya.
Arbain bahkan mengaku tidak ingin tampil di TV lantaran tidak ingin terkenal.
"9. Tampil di TV? Emoh...udah bosen kok. Saya punya acara TV di Kompas TV bernama Klik Arbsin pada 201p sampai 2014 tiap Selasa malem...bosen suting...
10. Pengen terkenal? Kagak.....
Hari ini cuma Kumparan yg saya jawab," pungkasnya.
Klasifikasi panjang tersebut disayangkan warganet lantaran tidak ada kata permintaan maaf atas penilaiannya yang keliru menilai foto asli milik Ari Wibisono.
Salah satu misalnya akun @GeizhChalifah yang menilai permintaan maaf bagi sebagaian orang sulit dilakukan.
"Minta maaf bagi sebagian orang mmg hal yg sulit terutama bagi buzzer yg rajin bikin Hoax. Ttg pasien rumah sakit di Pulomas satu diantaranya blm lagi yg lain. Kini dia ikut2an mengomentari foto gunung dr Kemayoran. Ternyata foto itu asli. Dan dia ttp saja berlaku Pecundang," ungkapnya.
Begitupun akun @OpoWoi yang menilai bahwa arbain harus tanggung jawab secara publik.
"Ya bagaimanapun kalo mau lebih konkret lagi silahkan di replikasi karya mas Ari Wibisono. Dibuktikan oleh peers juga. Kalo terbukti asli, Arbain Rambey sebagai Foto Jurnalis Senior punya tanggung jawab untuk minta maaf secara publik juga...," jelasnya.
(Sazili Mustofa)