Kedua faktor ini, tegas David menjadi faktor penentu utama agar khasiat dari terapi plasma sesuai yang diinginkan sehingga bisa menyembuhkan pasien Covid-19. “Dengan demikian khasiat yang diinginkan dari plasma ini itu bisa berguna betul. Yaitu antivirusnya dan juga regulator sistem imunnya. Jadi begitu,” katanya.
Namun, David mengatakan bahwa timing menjadi sangat penting, jangan terlalu dini memberikan terapi plasma. “Jadi seperti tadi disampaikan oleh Pak Doni (Ketua Satuan Tugas Covid-19), bahwa sekarang tidak perlu tunggu terlalu lama itu bisa diberikan. Yang paling kasihan adalah timing-nya masih dini, tapi tidak ada plasma. Dalam uji klinik juga kita alami seperti itu.”
“Sehingga seharusnya orang ini bisa sembuh tertolong, tapi delay, akibatnya penyakitnya bisa berkembang lebih lanjut. Nah pada waktu dia sudah diberikan ya, pada waktu dia sudah mendapatkan (plasma) ketika diberikan, efeknya sudah tidak mungkin ya seperti kalau diberikan dini,” kata David.
(Khafid Mardiyansyah)