Proyek pengembangan pesawat tempur KFX/IFX sempat tertunda sejak 2009. Kemudian, pada 7 Januari 2016, Indonesia dan Korea Selatan menandatangani cost share agreement atau kesepakatan pembagian tanggungan biaya terkait proyek pertahanan itu.
Terdapat tiga fase pembuatan KF-X/IF-X. Ketiaga fase tersebut yakni pengembangan teknologi atau pengembangan konsep; pengembangan rekayasa manufaktur atau pengembangan prototipe, dan; proses produksi massal. Targetnya, pada 2020 pesawat tempur sudah bisa diproduksi dan pada 2025 diharapkan sudah bisa beroperasi.
KFX/IFX adalah proyek jangka panjang Indonesia dan Korsel. Total investasi kedua negara mencapai 8 miliar dolar AS. Proyek ini akan melibatkan APBN masing-masing negara.
(Fahmi Firdaus )