Baca juga: Sekolah Tatap Muka Siap Dibuka di 14 Provinsi, Satgas: Tetap Waspada!
Tak hanya itu, kata Budi, rendahnya pengetahuan dan kedisiplinan masyarakat untuk mengecek gejala awal apakah dirinya positif atau tidak, juga menjadi faktor lainnya.
Ia memandang, dengan adanya diagnosis dan pemeriksaan sedini mungkin, potensi kematian akibat virus ini akan semakin berkurang. Saat ini, ia melihat tren positif ke arah itu.
"Derajat fatalitasnya atau kematiannya itu enggak tinggi, bahkan sekarang sudah di bawah 1 persen rata-rata itu jauh lebih rendah di bawah TBC," kata mantan Wakil Menteri BUMN ini.
(Awaludin)