Kapolri: Pelaku Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar Kelompok JAD

Faisal Mustafa, Jurnalis
Minggu 28 Maret 2021 22:06 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit di Gereja Katedral Makassar (foto: ist)
Share :

MAKASSAR - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan, pihaknya berhasil mengidentifikasi identitas satu dari dua orang pelaku bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar. Lelaki berinisial L, sementara satu wanita masih dalam pemeriksaan post mortem dan ante mortem, juga DNA.

"Jadi inisial pelaku kita sudah dapatkan. Sekarang sedang kami tindaklanjuti. Dengan melaksanakan pemeriksaan DNA yang bersangkutan untuk bisa kita pertangungjawaban secara ilmiah. Kita sedang kembangkan untuk mencari pelaku dari kelompok lain," papar Jenderal Listyo di lokasi ledakan bom di Gereja Katedral Makassar Jalan Kajaolalido, Minggu (28/3/2021)

Baca juga:  Panglima dan Kapolri Kunjungi Lokasi Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar

Dia menegaskan, pelaku berasal dari kelompok Jemaah Ansharut Daulah (JAD). Anggota jaringan ini juga sempat diamankan Tim Densus 88 Anti Teror Mabes Polri dari salah satu kompleks di Kota Makassar.

"Kelompok JAD, mereka (pelaku) bagian dari itu. Inisial serta data-datanya sudah kita cocokkan (inisial L). Ledakan yang terjadi society boom dengan menggunakan jenis bom panci. Kelompok ini tergabung atau terkait dengan kelompok yang pernah melaksanakan kegiatan operasi di Jolo, Filipina tahun 2018," paparnya.

Baca juga:  Mahfud MD: Bom di Gereja Katedral Makassar Tak Terkait Agama, Itu Adalah Teror!

Dalam kesempatan itu, Sigit meminta masyarakat tidak panik dan tetap tenang.

"Intinya masyarakat jangan takut dan panik, tenang saja, silahkan tetap beraktivitas seperti biasa. Urusan teroris serahkan pada kami, kami akan selesaikan dan menangkap pelakunya sampai ke akar-akarnya," tegas Sigit usai memantau tempat kejadian perkara.

Sebagai informasi, ledakan diduga aksi bom bunuh diri terjadi pada hari Minggu pagi tadi di depan Gereja Katedral Jalan Kajaolalido, Kota Makassar. Kejadian itu membuat sejumlah orang terluka dan dua meninggal dunia.

(Awaludin)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya