JAKARTA - Ahli grafologi atau ilmu analisis pola tulisan tangan Zennyartha Imagemoeslem Hermawan memberikan analisis kondisi psikologis L (26) pelaku penyerangan Gereja Katedral pada tulisan wasiat yang dibuat.
Kepada MNC Portal Indonesia (MPI) Zennyartha menjelaskan, setidaknya ada beberapa hal yang dapat diungkapkan dari hasil analisis tulisan tangan yang dibuat oleh L.
Dia menyebut bahwa L merupakan pribadi yang secara fisik maupun mental menjauhi dari orang lain. Pelaku juga memiliki ciri tidak menyukai pada bagian dalam dirinya.
"Menjauhkan diri secara fisik maupun mental dari orang lain. Pola berpikirnya mengumpulkan informasi kemudian menganalisis, ada ciri kecemasan, ada ciri tidak menyukai bagian dalam dirinya, moody," jelas Zennyartha, Kamis (1/4/2021).
Baca Juga: Viral Surat Wasiat Diduga Milik Pelaku Bom Bunuh Diri Gereja Katedral Makassar