Kebutuhan literasi di era digital semakin besar. Skill menulis dan membaca pun ternyata belum cukup untuk beradaptasi di era saat ini. Setiap orang bisa menjelajah dunia maya dengan terhubung ke internet, untuk itu dituntut juga memiliki Kecakapan Digital.
Nah, untuk mengembangkan pengetahuan teknologi informasi dan komunikasi masyarakat Indonesia, Kementerian Komunikasi dan Informatika Bersama mitra jejaring GNLD Siberkreasi berupaya membangun strategi dalam memaksimalkan literasi digital, yaitu dengan menyusun sebuah Peta Jalan Literasi Digital periode 2021-2024. Peta Jalan Literasi Digital tersebut terdiri dari empat kerangka yaitu Digital Skills, Digital Safety, Digital Ethics, dan Digital Culture.
Empat kerangka itupun dikembangkan menjadi Modul Literasi Digital yang disusun oleh tim penulis dari Jaringan Pegiat Literasi Digital (JAPELIDI) Bersama dengan Tim Literasi Digital Kementerian Kominfo dan juga melibatkan para pegiat literasi digital GNLD Siberkreasi. Dengan adanya modul ini diharapkan dapat menjadi referansi bagi para narasumber dan peserta dalam mengikuti program Literasi Digital dan tentunya menjadi alat pembelajaran untuk meningkatkan skill di masa mendatang.
Kurikulum dan Modul Literasi Digital akan diluncurkan serentak pada Jumat, 16 April 2021 dari pukul 15.30-17.30 WIB di lima kota besar, di antaranya Surabaya (Grand City Ballroom), Tangerang Selatan, Aceh, Yogyakarta dan Lampung. Kamu juga bisa menyaksikannya melalui Live YouTube Kemkominfo, channel Siberkreasi, dan Facebook Page Siberkreasi.
Grand Launching ini tentu bertujuan untuk memperkenalkan kurikulum dan modul Literasi Digital kepada masyarakat serta melakukan kegiatan literasi digital kepada masyarakat mengenai pentingnya literasi digital menuju Indonesia Digital Nation. Dihadiri dengan keynote speech dari Menteri Kementerian Kominfo Johnny G. Plate dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan para narasumber yang kompeten di bidangnya.