Polisi Selidiki Pembunuh Berantai yang Racuni Lebih dari 1000 Kucing

Rahman Asmardika, Jurnalis
Rabu 05 Mei 2021 15:53 WIB
Foto: Reuters.
Share :

SEOUL - Sebuah kelompok hak asasi hewan Korea Selatan telah meminta Presiden Moon Jae-in untuk menghentikan aktivitas seorang pria yang diduga telah membunuh lebih dari 1.000 kucing jalanan. Polisi sekarang sedang menyelidiki kasus tersebut.

Pihak berwenang sedang menyelidiki kematian mencurigakan dari beberapa kucing liar di Kota Daejeon setelah penduduk setempat melaporkan menemukan bangkai hewan di dekat daging yang dicampur dengan racun tikus, surat kabar Korea Times melaporkan.

BACA JUGA: Polisi Tangkap Pria Pembunuh Kucing di Bekasi

Petugas mengambil satu bangkai dan daging yang terkontaminasi untuk dianalisis, dan sedang mempelajari rekaman CCTV dari daerah Kota Sintanjin. Mereka juga mencari orang yang membeli racun tikus sekira sebulan yang lalu dari toko obat lokal.

Aktivis hak-hak hewan mengatakan bahwa setiap hari mereka telah menemukan lebih dari 30 potong ayam mentah dan dimasak yang disemprot dengan zat yang digunakan untuk membunuh hewan pengerat, dan mereka telah melihat lebih dari 1.000 kucing mati selama 13 tahun terakhir di daerah tersebut. Mereka juga menunjukkan bahwa bahan kimia beracun yang tertinggal di jalanan juga berpotensi melukai anjing dan bahkan anak-anak.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya