JAKARTA - Sidang kasus dugaan pidana karantina kesehatan oleh terdakwa Habib Rizieq Shihab (HRS) kembali digelar di Pengadilan Jakarta Timur. Habib Rizieq menjelaskan alasan membuka sunroof mobil yang membawanya ke Pondok Pesantren Agrokultural Markaz Syariah, Megamendung, Puncak, Bogor, Jawa Barat.
(Baca juga: Marah Besar, Mayjen Dudung Sebar Nomor HP dan Akan Sikat Mata Elang)
Habib Rizieq menyatakan membuka atap mobil di Simpang Gadok tersebut untuk menyapa ribuan umat yang telah menunggu kedatangannya.
Dia menambahkan, selain untuk menyapa umat, sunroof dibuka agar mobil yang ditumpangi dapat berjalan sebab saat itu mobil tersendat lantaran massa sudah menanti untuk bertemu.
(Baca juga: Cerita Kocak Gus Dur soal Fidel Castro dan BJ Habibie)
"Sunroof dibuka itu seingat saya dua kali, di Bandara sama di Megamendung karena saya minta untuk diberi jalan dari simpang Gadok," kata HRS menjawab pertanyaan Jaksa dalam sidang lanjutan kerumunan warga di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Senin (10/5/2021).
Dikatakan HRS, setelah sunroof mobil dibuka. Lanjut dia, mobil baru dapat berjalan dan sepanjang perjalanan massa sudah menumpuk menyambut kedatangannya.
"Setelah dibuka mobil sudah leluasa jalan, tapi saya lihat di kanan kiri jalan warga melambaikan tangan. Jadi saya jalan agak pelan untuk menghormati" ujarnya.